Abstract :
Perkembangan teknologi yang begitu pesat terbukti berpengaruh terhadap
ketergantungan masyarakat yang mengandalkan smartphone sebagai alat instan
menerima informasi yang cepat. Pada bidang marketing pemanfaatan teknologi
augmented reality sudah diterapkan diperusahan sebagai sarana pendukung
penyampaian informasi. Di era digitalisasi seperti saat ini memungkinkan setiap
orang memiliki smartphone. Maka dari itu pemanfaatan inilah yang mendorong
pembuatan augmented reality berbasis katalog interaktif. Dimana dahulunya
katalog hanya berupa gambar dan keterangan deskripsi secara lengkap dari sebuah
produk, kini bisa dikembangkan dengan memungkinkan object dari gambar muncul
secara virtual dengan desain 3D model, animasi dan dilengkapi dengan audio
sebagai alat pendukung menjelaskan suatu produk. Aplikasi augmented reliaty
visualisasi katalog jembatan timbang disebut weighbridge ar. Dimana dahulunya
marketing menjelaskan produk terhadap calon custumer dengan mendeskripsikan
lewat gambar 2D kini dapat lebih interaktif. Metode pengumpulan data pada
penelitian ini melaui studi pustaka, wawancara, dan observasi dan perancangan
sistem menggunaka UML (Unified Modeling Language). Aplikasi ini dibuat
dengan bantuan vuforia sebagai database marker, 3D Max sebagai object modelling
dan unity sebagai pengolah asset gambar, marker,dan pembuatan aplikasi
androidnya. Kemudian pembuatan katalog yang disisipi marker berupa QR code
sebagai syarat memunculkan object 3D melalu kamera smartphone dengan metode
marker based.