Abstract :
PT Nok Asia adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang perindustrian
oilseal yang dimana karyawan diharuskan untuk bisa bekerja supaya memenuhi
kebutuhan pelanggan. Dalam pekerjaannya karyawan dituntut untuk bisa
melakukan aktivitas seperti mengoperasikan mesin manual dan mesin automatis
dengan menghasilkan target yang maksimal sesuai permintaan manajemen.
Sehingga tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui klasifikasi beban kerja
mental yang dialami oleh operator. Metode yang digunakan dalam penelitian ini
adalah NASA-TLX. Dari hasil penelitian ini didapat bahwa beban kerja merupakan
istilah yang digunakan untuk menyebut harga atau cost terhadap pencapaian seluruh
usaha kerja/target, beban kerja yang diterima oleh seseorang harus sesuai dan
seimbang terhadap kemampuan fisik dan mentalnya agar orang tersebut tidak
mengalami kelelahan yang berbelihan. PT NOK ASIA merupakan perusahaan yang
memproduksi oilseal, perusahaan ini memiliki dua shift kerja yaitu shift pagi pukul
06.30 -15.10 shift siang mulai pukul 15.05-23.45. Namun karena tuntutan target
maka jam kerja bertambah sehingga karyawan shift pagi selesai kerja pada pukul
18.30. Begitu juga dengan shift siang selesai kerja pukul 06.30. Jam kerja karyawan
sudah melebihi batas normal jam kerja yaitu 8 jam kerja dalam satu hari. Pada
departemen produksi dari pengujian secara langsung yang dilakukan peneliti
didapat suhu ruangan berada pada suhu 30ºC. WWL Shift malam sebesar 86.59,
WWL shift pagi sebesar 76.03. Sehingga perlu dilakukan uji survei beban kerja
secara berlanjut pada penelitian selanjutnya untuk masing- masing operator, dan
penyesuaian suhu ruangan kerja sesuai kebutuhan kenyamanan kerja operator