Abstract :
Seiring dengan perkembangan kota batam yang pesat, developer yang ada di
batam berkompetisi untuk mengambil kesempatan ini dalam memperoleh
keuntungan dalam menjual perumahan yang dibangun. PT.Cipta Group juga tidak
mau ketinggalan untuk membangun rumah dengan tipe sederhana. Rumah yang
sudah dibeli oleh konsumen ditemukan direnovasi kembali untuk membangun
dapur dan memindahkan kamar mandi dan membuat teras. Rumah sederhana
seperti rumah tipe 36/72 yang dibeli oleh konsumen tidak memiliki dapur dan
teras. Konsumen harus mengeluarkan biaya lagi untuk membangun dapur,
membangun teras dan biasanya kamar mandi juga dipindahkan. Metode Quality
Function Deployment (QFD) digunakan untuk mempertemukan rumah seperti apa
yang dibutuhkan dan diinginkan oleh konsumen kemudian seperti apa yang
dilakukan oleh developer untuk memenuhi keinginan konsumen tersebut. Langkah
yang pertama dilakukan dalam penelitian ini adalah mendengarkan suara
konsumen atau voice of customer (VOC). Kuisioner tersebut akan diidentifikasi
dan diolah kemudian dimasukkan kedalam rumah kualitas atau House of Quality
(HOQ). Keinginan konsumen akan dijawab dengan respon teknis. Keinginan
konsumen dan respon teknis dimasukkan kedalam HOQ dan dilakukan
pembobotan maka didapat hasil respon teknis sebagai jawaban atas keinginan dan
kebutuhan konsumen terhadap rumah dengan luas tanah 72m2
. Atribut yang perlu
dikembangkan oleh developer yaitu adanya dapur, ada teras, lantai padat dan
dikeramik, dinding diplester tebal, pondasi yang kuat, plafon kokoh dan rapi,
pemasangan atap yang rapi, cat tidak mudah terkelupas, aliran pembuangan air
yang lancar, ada nama perumahannya, struktur atap dan kusen anti rayap, kamar
mandi yang cukup luas.