Abstract :
PT Neptune Subsea Stabilisation bergerak dibidang desain lepas pantai. Produk
seamat merupakan produk utama yang diproduksi oleh perusahaan ini dimana
shell, plastic clips, dan polypropylene rope merupakan bahan baku yang
dibutuhkan untuk proses proses produksi. Persediaan bahan baku harus dilakukan
dengan maksimal oleh perusahaan, karena jika terjadi kelebihan atau kekurangan
persediaan akan menyebabkan kerugian bagi perusahaan. Dalam penelitian ini
penulis menggunakan metode EOQ yang bertujuan untuk menentukan jumlah
pembelian ekonomis, frekuensi pemesanan, safety stock dan reorder point.
Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa jumlah pembelian yang ekonomis
shell adalah sebesar 1,492.09 pcs, plastic clips 4,794.04 pcs, polypropylene rope
16 mm dan polypropylene rope 22 mm 29 coils. Frekuensi pemesanan shell dan
plastic clips sebanyak 4 kali, polypropylene rope 16 mm dan polypropylene rope
22 mm sebanyak 2 kali. Safety stock bahan baku shell 192.52 pcs, plastic clips
742.63 pcs, polypropylene rope 16 mm dan polypropylene rope 22 mm 4 coils.
Reorder point bahan baku shell 235.72 pcs, plastic clips 881.43 pcs,
polypropylene rope 16 mm dan polypropylene rope 22 mm 5 coils. Total biaya
persediaan dengan kebijakan perusahaan pada bahan baku shell sebesar Rp
26,342,194.6, plastic clips Rp 26,342,189, polypropylene rope 16 mm dan
polypropylene rope 22 mm RP 39,181,578.3. Sedangkan total biaya persediaan
menggunakan EOQ pada bahan baku shell Rp 13,063,407.6, plastic clips Rp
13,063,398, polypropylene rope 16 mm dan polypropylene rope 22 mm Rp
16,312,136.4.