Abstract :
PT Tiga Muda Berlian merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dalam
pelayanan jasa pengiriman paket yang juga memanfaatkan teknologi E-commerce
dalam aktivitas keberlangsungan operasional. Untuk itu dibutuhkan sebuah sistem
informasi juga evaluasi (kontrol) yang bisa memudahkan dan mempercepat dalam
pelayanan pengiriman paket. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui
tingkat kematangan sistem informasi pengiriman paket pada PT Tiga Muda
Berlian berdasarkan framework Cobit 4.1 serta dapat memberikan rekomendasi
yang dapat digunakan sebagai bahan perbaikan dan pengembangan sistem
informasi yang sedang berjalan saat ini. Penelitian ini berfokus pada tata kelola TI
Management Risk, terdiri dari 8 subdomain yaitu PO8, DS4, DS6, DS10, DS11,
AI4, AI5 dan AI6. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan
kuesioner. Terdapat 217 total pernyataan yang digunakan untuk mengukur tingkat
kematangan sistem informasi pengiriman paket dengan standar framework Cobit
4.1 dalam kuesioner tersebut. Dari hasil analisis data yang dilakukan tingkat
kematangan tertinggi ada pada subdomain PO8 dengan nilai 4,82, berada pada
tingkat kepentingan medium, dan analisis data yang dilakukan pada tingkat
kematangan terendah ada pada subdomain AI4 dengan nilai 2,7, berada pada
tingkat kepentingan low. Nilai kesenjangan (gap) yang sangat jauh dari tingkat
kematangan yang diharapkan (expected maturity) dengan tingkat kematangan saat
ini (current maturity) ada pada proses subdomain DS6 dengan nilai gap (1,17),
proses subdomain DS4 dengan nilai gap (1,06) dan proses subdomain AI5 dengan
nilai gap (1,1). Maka dari itu, manajemen perusahan perlu melakukan peningkatan
nilai kematangan sistem agar pengguna lebih efisien bekerja dan tujuan
perusahaan untuk pelayanan pengiriman paket dapat tercapai sehingga dapat
meningkatkan keuntungan perusahaan.