Abstract :
Setiap industri dalam negeri dituntut untuk mampu bertahan dan bisa
menyesuaikan dengan kondisi yang selalu berkembang untuk menghadapi dunia
global yang penuh persaingan. Memaksimalkan kemakmuran perusahaan adalah
tujuan dari setiap perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh
free cash flow, kepemilikan manajerial, struktur aktiva, pertumbuhan penjualan
terhadap kebijakan hutang pada perusahaan manufaktur sektor industri barang
konsumsi di Bursa Efek Indonesia yang terdaftar tahun 2014-2018. Penelitian ini
menggunakan metode purposive sampling. Jumlah populasi dari penelitian ini
adalah 40 perusahaan dan setelah menggunakan purposive sampling didapat 9
perusahaan. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah laporan
tahunan perusahaan. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi
linier berganda dengan aplikasi SPSS. Berdasarkan hasil penelitian uji t bahwa
variabel independen, free cash flow dan struktur aktiva berpengaruh signifikan
terhadap kebijakan hutang. Sedangkan variabel kepemilikan manajerial dan
pertumbuhan penjualan tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap kebijakan
hutang.