Abstract :
Nilai Perusahaan sangatlah penting bagi setiap perusahaan dikarenakan nilai
perusahaan yang tinggi akan menarik para investor untuk menanamkan modalnya
dalam perusahaan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang
diberikan corporate governance dan financial leverage terhadap nilai perusahaan
pada perusahaan manufaktur sektor industri barang konsumsi yang terdaftar di Bursa
Efek Indonesia. Terkait dengan indikator corporate governance tersebut, proksi yang
digunakan antara lain : kepemilikan institusional, komisaris indenpenden dan proksi
yang digunakan untuk indikator financial leverage terdiri dari : debt to asset ratio dan
debt to equity ratio. Populasi dalam penelitian terdiri dari 49 perusahaan yang
bergerak di bidang sektor industri barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek
Indonesia. Teknik penentuan sampel yang digunakan dalam penelitian ini
menggunakan teknik nonprobability sampling dengan jenis metode purposive
sampling dan terdapat 9 perusahaan yang memenuhi kriteria pemilihan sampel.
Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi berganda dengan alat
bantu aplikasi SPSS 21. Dari hasil penelitian uji t menunjukkan bahwa secara parsial
kepemilikan institusional tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan,
komisaris independen tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan, debt to
equity ratio tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan sedangkan debt to
asset ratio berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Hasil penelitian uji F
menunjukkan bahwa kepemilikan institusional, komisaris independen, debt to asset
ratio dan debt to equity ratio secara simultan berpengaruh signifikan terhadap nilai
perusahaan