Abstract :
Dalam pembuatan perusahaan maupun pengembangan perusahaan ada
kalanya perusahaan mengalami kekurangan modal. Untuk mendapatkan dana
ataupun modal ini perusahaan memiliki beberapa cara yang dapat dilakukan, salah
satunya adalah menjual kepemilikan perusahaannya kepada masyarakat umum
melalui pasar modal. Pasar modal atau bursa efek yang ada dan berlaku di
Indonesia adalah Bursa Efek Indonesia (BEI). Harga saham adalah harga
perlembar saham yang berlaku di pasar modal ini. Emiten-emiten yang terdaftar di
BEI rentan mengalami fluktuasi pada tingkat harga sahamnya, dan beberapa
faktor yang dapat mempengaruhi harga saham juga kerap mengalami fluktuasi, di
antaranya adalah current ratio, return on asset dan return on equity. Maka dari
itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh antara current
ratio, return on asset dan return on equity terhadap harga saham. Penelitian ini
dilakukan di Bursa Efek Indonesia menggunakan data sekunder, dengan
pengambilan teknik sampling menggunakan purposive sampling, sehingga
menyisakan sampel sebanyak 14 emiten manufaktur yang terdaftar di BEI pada
sektor industri dan barang konsumsi. Data yang telah diperoleh akan diolah di
program SPSS 20. Hasil dari pengujian menunjukkan bahwa current ratio, return
on asset dan return on equity secara parsial memiliki pengaruh yang tidak
signifikan terhadap harga saham, dan current ratio, return on asset dan return on
equity secara bersama-sama memiliki pengaruh yang signifikan terhadap harga
saham.