Abstract :
Kelelahan kerja adalah salah satu permasalahan kesehatan dan keselamatan kerja
yang dapat menjadi faktor risiko terjadinya kecelakaan pada saat bekerja.
Kelelahan dapat disebabkan oleh beberapa faktor baik faktor internal maupun
faktor eksternal. Faktor internal diantaranya usia, IMT, masa kerja sedangkan
faktor eksternal yaitu suhu, kebisingan dan shift kerja. Adapun tujuan dari
penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kelelahan kerja dan mengetahui
faktor-faktor yang mempengaruhi kelelahan kerja pada karyawan bagian area
assembly rakitan tulang besi PT. Citra Lautan Teduh. Penelitian ini menggunakan
kuesioner menggunakan 30 item gejala kelelahan umum diadopsi dari IFRC
(International Fatigue Research Committee of Japanese Association of industrial
Health). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan yang ada di area
assembly rakitan tulang besi PT. Citra Lautan Teduh yang berjumlah 24 orang.
Teknik sampel yang digunakan yaitu non-propability sampel dengan teknik
sampel jenuh diperoleh sampel sebesar 24 orang. Pengumpulan data primer
menggunakan kuesioner. Teknik pengolahan data menggunakan teknik analisis
unvariate dan analisis bivariate. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan
diperoleh tingkat pekerja yang mengalami kelelahan 19 orang (79,2%), dan
pekerja yng tidak merasakan lelah 5 orang (20,8%). Sedangkan hasil dari faktor
yang mempengaruhi kelelahan adalah usia (p-value=0,000), masa kerja (p?value=0,000) dan suhu (p-value=0,040) memiliki hubungan yang signifikan
dengan kelelahan kerja, sedangkan status IMT (p-value=0,235), kebisingan (p?value=0,156), dan shift kerja (p-value=0,615), tidak memiliki hubungan yang
signifikan dengan kelelahan kerja.