Abstract :
Keterbukaan adalah hal yang crucial bagi perusahaan BUMN demi memupuk
kepercayaan masyarakat dan menarik minat investor untuk berinvestasi demi
percepatan pertumbuhan ekonomi negara. Kepercayaan masyarakat dan investor
akan meningkat seiring dengan peningkatan kinerja perusahaan yang dapat
diprediksi menggunakan rasio keuangan berdasarkan data laporan keuangan.
Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menyimpulkan pengaruh debt to equity
ratio, return on equity, earning per share, dan price to earning ratio terhadap harga
saham. Populasi dalam penelitian ini adalah 19 perusahaan BUMN yang terdaftar
di Bursa Efek Indonesia periode 2014 ? 2017. Teknik pemilihan sampel
menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria tertentu dan diperoleh 15
perusahaan yang disertakan dengan kurun waktu 4 tahun sehingga didapat 60
sampel. Data dalam penelitian ini adalah data sekunder berupa ringkasan laporan
keuangan yang diperoleh dari Bursa Efek Indonesia. Penelitian ini menggunakan
teknik analisis regresi linear berganda menggunakan program SPSS versi 21 yang
menyimpulkan bahwa debt to equity ratio, dan return on equity tidak berpengaruh
signifikan terhadap harga saham sedangkan earning per share dan price to earning
ratio terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap harga saham. Secara
simultan dengan uji F, diketahui bahwa semua variabel independen berpengaruh
terhadap harga saham yang ditunjukkan dengan kontribusi pengaruh variabel
independen sebesar 39,4%. Ini berarti sebesar 60,6% dari harga saham dipengaruhi
oleh variabel lain di luar penelitian ini.