Abstract :
Kota Batam terus berkembang karna adanya sistem Pemerintahan
Desentralisasi yang sangat terarah. Mulai dari Kepegawaian yang sangat teratur
dan Kepemimpinan yang sesuai dengan aturan Daerah Otonom. Pembangunan
Daerah menjadi topik yang sangat penting bagi Pemerintah Daerah, pembangunan
daerah dilakukan secara terus menerus guna untuk mencapai Pertumbuhan
Ekonomi yang sejahtera. Adapun upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Dearah
adalah dengan menyediakan pembangunan yang ramah lingkungan. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui apakah Pertumbuhan Ekonomi, Pendapatan Asli
Daerah, Dana Perimbangan dan Lain-Lain Pendapatan yang Sah berpengaruh
terhadap Belanja Modal. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian
ini adalah metode Kuantitatif. Tehnik pengumpulan sampel yang digunakan
dalam penelitian ini adalah nonprobabilty sampling dan analisis deskriftif, uji
asumsi klasik, uji pengaruh dan regresi linear berganda. Populasi ayng digunakan
dalam penelitian ini adalah Laporan Realisasi Anggaran Kota Batam 2013-2017,
Sampel yang digunakan adalah Pemerintah Kota Batam dan Dinas Pendapatan
Asli Daerah dan Badan Pusat Statistik Kota Batam. Penelitian ini pada periode
2013-2017, jebis data yang dipakai adalah data Sekunder. Hasil penelitian
menunjukan bahwa Pertumbuhan Ekonomi berpengaruh terhadap Belanja Modal
dengan nilai signifikan 0,000 < 0,05 Pendapatan Asli Daerah berpengaruh
terhadap Belanja Modal dengan nilai signifikan 0,013 < 0,05 Dana Perimbangan
tidak berpengaruh terhadap Belanja Modal dengan nilai signifikan 0,531 > 0,05
Lain-Lain Pendapatan yang Sah tidak berpengaruh terhadap Belanja Modal
dengan nilai signifikan 0,550 > 0,05 sedangkan Pertumbuhan Ekonomi,
Pendapatan Asli Daerah, Dana Perimbangan dan Lain-Lain Pendapatan yang Sah
secara bersama-sama memiliki pengaruh signifikan terhdapap Belanja Modal
dengan nilai 89,1 % sedangakan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak
diteliti