Abstract :
Pendapatan Asli Daerah (PAD) merupakan pendapatan yang bersumber dan
dipungut sendiri oleh Pemerintah Daerah. Sumber PAD terdiri dari Pajak Daerah,
Retribusi Daerah, Laba dari Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan Pendapatan
Asli Daerah lainnya yang sah. Salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD)
yang paling besar adalah Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. Pajak daerah dan
retribusi daerah merupakan sumber pendapatan daerah yang penting untuk
membiayai penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah. Penelitian
ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh pajak daerah dan retribusi
daerah terhadap peningkatan PAD. Dalam penelitian ini data yang digunakan
adalah data sekunder yang diterbitkan oleh Badan Pengelolaan Pajak dan
Retribusi Daerah Kota Batam, dengan menggunakan populasi Pajak Daerah,
Retribusi Daerah dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebanyak 60 sampel. Data
yang digunakan adalah data selama lima tahun, mulai dari dari tahun 2014 sampai
2018. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda, dengan
menggunakan uji t, uji F dan uji asumsi klasik. Dengan hasil uji kolmogorov?smirnov data yang berdistribusi normal. Berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh
bahwa variabel pajak daerah berpengaruh positif terhadap pendapatan asli daerah,
namun pada variabel retribusi daerah diperoleh bahwa retribusi daerah tidak
berpengaruh positif terhadap pendapatan asli daerah. Berdasarkan hasil uji F juga
diketahui bahwa pajak daerah dan retribusi daerah secara bersama-sama memiliki
pengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan asli daerah di kota Batam.
Dengan nilai koefisien determinasi yang menunjukkan bahwa pengaruh pajak
daerah dan retribusi daerah terhadap pendapatan asli daerah di kota Batam sebesar
83,3 % dan sisanya sebesar 16,7 % dipengaruhi oleh variabel lain di luar
penelitian ini