Abstract :
Bahasa adalah cara untuk berkomunikasi antara satu dan yang lainnya.
Disamping untuk berkomunikasi, penggunaan bahasa adalah untuk melakukan
sesuatu yaitu disebut dengan tindak tutur. Austin (1962), membagi tindak tutur
menjadi tiga tingkatan yaitu; tindakan ilokusionari, tindakan illokutionari dan
tindakan perlokusionari. Kemudian Searle membagi illokusionari menjadi lima
kategori yaitu asertif, diretif, ekspresif, komisif dan deklaratif. Penelitian ini
meneliti tentang tindakan tuturan komisif yang digunakan dalam film Mary
Shelley. Tujuan penelitian ini adalah untuk menemukan jenis tindak tutur komisif
dan fungsi dari ujaran komisif dalam film Mary Shelley. Peneliti menggunakan
teori jenis tindak tutur komisif dari Cutting yaitu janji, penawaran, penolakan,
ancaman, ikrar dan voluntir. Teori fungsi percakapan dari Brown dan Yule, ada
dua fungsi percakapan yaitu fungsi transaksional dan fungsi interaksional.
Metode penellitian ini adalah deskriptif kualitatif. Dalam mengumpulkan data
menggunakan metode non-participant. Peneliti menggunakan metode informal
dalam mempresentasikan data. Hasil dari penelitian ini menjukan dari enam tipe
komisif, hanya ada lima tipe yang ditemukan dalam film Mary Shelley yaitu 11
data penolakan, 10 data janji, 7 data penawaran, 1 data ancaman dan 1 data
ikrar dan peneliti tidak menemukan tipe dari voluntir. Penolakan menjadi tipe
komisif yang paling banyak ditemukan dalam film karena dalam film Mary
Shelley banyak ditemui ketidaksetujuan, perdebatan dan bahkan perkelahian yang
menggunakan kata kerja negatif yang merupakan bentuk dari penolakan.
Kemudian, fungsi percakapan dari ujaran komisif dalam film Mary Shelley
ditemukan bahwa funsi transaksional lebih banyak dari fungsi interaksional. Data
analisis menunjukan bahwa ada 18 data yang mempunyai fungsi transaksional
dan 12 data yang mempunyai fungsi interaksional