Abstract :
Pada dasarnya eksistensi perusahaan adalah mendapatkan keuntungan yang besar,
berbagai cara dilakukan perusahaan untuk meningkatkan keuntungan dan menekan
serendah mungkin kerugiaan yang akan diterimanya, banyak faktor yang
mempengaruhi tingkat profitabilitas suatu perusahaan, salah satu cara untuk
mengukur profitabilitas adalah menggunakan ukuran Return On Investment (ROI).
ROI merupakan ukuran profitabilitas untuk menlihat kapasitas perusahaan dalam
penanaman dana dan aktiva bagi keuntungan perusahaan. Tujuan penelitian ini
adalah untuk menganalisis pengaruh elemen-elemen perputaran modal kerja, yaitu
perputaran kas dan perputaran piutang dan perputaran persediaan perusahaan
terhadap Return On Investment (ROI) perusahaan manufaktur. Populasi penelitian
adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Sampel penelitian, yaitu perusahaan yang memiliki laporan keuangan dan
menerbitkannya sejak tahun 2014 sampai tahun 2018. Metode penentuan sampel
yang digunakan adalah metode purposive sampling dengan beberapa kriteria yang
telah ditentukan maka terdapat 10 perusahaan manufakturpenelitian tahun 2014-
2018 atau 5 tahun. Analisis yang digunakan adalah metode analisis regresi linier
berganda. Hasil penelitian melalui uji t, perputaran kas dan perputaran piutang
berpengaruh dan signifikan terhadap ROI. Sedangkan perputaran persediaan tidak
berpengaruh signifikan terhadap ROI. Secara simultan dengan menggunakan uji F
menunjukkan perputaran kas dan perputaran piutang berpengaruh signifikan
tehadap ROI. Manajemen perusahaan sebaiknya lebih memperhatikan pengelolaan
perputaran persediaan dengan menghindari terjadinya kas yang tidak berputar dan
mengakibatkan pengeluaran biaya pemeliharaan, agar profitabilitas perusahaan
dapat meningkat.