Abstract :
Berdasarkan pengamatan Divisi Machine workshop terdapat permasalahan
yaitu mesin EDM (Electric Discharge Machine) menghasilkan barang jadi
yang menumpuk karena tidak adanya pemindahan barang jadi dan adanya
waktu tunggu (lead time) yang lama ke gudang barang jadi (Finish good). lead
time yang lama dan penumpukkan barang jadi di lantai produksi EDM
mengakibatkan adanya barang NG (not good) sehingga terjadi keterlambatan
waktu (deadline) permintaan barang yang telah ditentukan pada perusahaan
karena adanya pekerjaan ulang (rework) dan Pemilik saham (owner)
kemungkinan akan beralih keperusahaan lain jika hal ini terjadi seterusnya.
Penumpukkan barang jadi terjadi selama 2 hari, akibat dari penumpukkan
tersebut adanya penyusutan pada barang jadi atau disebut juga dengan NG.
Salah satu cara untuk menyelesaikan masalah tersebut adalah dengan
menggunakan sistem kanban. Sistem kanban merupakan sistem informasi
yang menyelaraskan pengendalian produksi suatu produk yang diperlukan,
dalam jumlah yang diinginkan, dan dalam waktu yang dibutuhkan pada setiap
proses produksi, di dalam pabrik maupun diantara perusahaan yang terkait.
Dalam penelitian ini, didapatkan suatu usulan rancangan perbaikan sistem
kanban yaitu dengan menggunakan dual card kanban. Hasil analisis dari
penelitian ini adalah terjadinya penurunan jumlah barang jadi yang ada di
lantai produksi sebesar 60% dan penurunan lead time sebesar 57,3%. Jumlah
kartu kanban yang berlaku di lantai produksi ada dua yaitu kartu kanban
pengambilan dan perintah produksi.