Abstract :
Belanja Modal merupakan Belanja Pemerintah Daerah yang manfaatnya melebihi
satu tahun anggaran dan akan menambah aset atau kekayaan daerah dan
selanjutnya akan menambah belanja yang bersifat rutin seperti biaya pemeliharaan
pada kelompok belanja administrasi umum. Belanja modal dimaksudkan untuk
mendapatkan aset tetap pemerintah daerah, yakni peralatan, bangunan,
infrastruktur, dan harta tetap lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
bagaimana pengaruh pertumbuhan ekonomi dan dana alokasi umum terhadap
belanja modal pada pemerintah kota batam. Objek dalam penelitian ini adalah
Badan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah kota Batam. Teknik sampling yang
digunakan adalah sampling jenuh. Pengumpulan data dilakukan dengan cara
mengamati laporan realisasi anggaran pemerintah kota Batam. Alat analisis yang
digunakan adalah uji regresi linier berganda, uji T, uji F, dan koefisien
determinasi dengan menggunakan software program SPSS versi 21. Hasil uji t
menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi berpengaruh secara parsial terhadap
belanja modal, sementara dana alokasi umum tidak berpengaruh secara parsial
terhadap belanja modal. Hasil uji F menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi
dan dana alokasi umum secara simultan berpengaruh signifikan terhadap belanja
modal. Hasil uji koefisien determinasi menunjukkan Adjusted R Square sebesar
73,8 persen dengan arti bahwa variabel sebesar 73,8 persen pertumbuhan ekonomi
dan dana alokasi umum dapat mempengaruhi belanja modal pada pemerintah kota
Batam tahun 2013-2017.