Abstract :
Di dalam manajemen SDM perusahaan, beban kerja dan kompensasi merupakan
dua faktor yang sangat memengaruhi turnover intention karyawan. PT Avava
Indonesia berkembang di bidang pelayanan penyewaan stan, kios, dan konter
kepada masyarakat untuk usaha maupun berdagang. Di dalam kesibukan kegiatan
perusahaan sehari-hari, karyawan merasakan beban kerja yang tinggi namun tidak
disertai dengan kompensasi yang seimbang, sehingga fenomena turnover sering
terlihat pada PT Avava Indonesia. Tujuan penelitian ini dilakukan adalah untuk
mengetahui pengaruh beban kerja dan kompensasi terhadap turnover intention.
Penelitian ini menggunakan data hasil pembagian kuesioner ke 118 karyawan PT
Avava Indonesia. Metode pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian
ini adalah metode pengambilan sampel jenuh. Penelitian ini adalah penelitian
kuantitatif dengan model analisis regresi linear berganda dengan penggunaan
aplikasi statistik SPSS versi 21 sebagai metode analisis data. Melalui hasil
pengujian hipotesis dapat disimpulkan bahwa ketiga hipotesis dalam penelitian ini
diterima. Hal ini dibuktikan melalui hasil uji t bahwa nilai t hitung lebih besar dari
nilai t tabel dengan nilai signifikan. Hal ini menjelaskan bahwa masing-masing
variabel bebas yaitu beban kerja dan kompensasi secara parsial berpengaruh
signifikan terhadap variabel terikat yaitu turnover intention. Hasil uji F
menunjukkan bahwa nilai F hitung lebih besar dari F tabel dan nilai signifikan.
Nilai F hitung 58,175 > 3,08 dengan signifikansi 0,000 < 0,05. Hal ini
menunjukkan bahwa kedua variabel bebas yakni beban kerja dan kompensasi
secara simultan berpengaruh signifikan terhadap variabel terikat yakni turnover
intention.