Abstract :
Persaingan di dunia usaha terjadi pada semua bidang usaha yang menuntut
perusahaan untuk dapat mempertahankan kinerja yang baik agar dapat terus bersaing
dalam dunia usaha dan terhindar dari kebangkrutan. Pasar modal merupakan sarana
pendanaan bagi perusahaan maupun institusi lain untuk kegiatan berinvestasi. Saham
merupakan salah satu instrument yang diperdagangkan di pasar modal, saham adalah
tanda bukti penyertaan kepemilikan modal/dana pada suatu perusahaan. Perusahaan
selalu berusaha untuk memaksimalkan nilai sahamnya agar banyak investor yang
tertarik menanamkan modalnya untuk perusahaan. Kinerja perusahaan bisa dilihat
dari laporan keuangan. Salah satu analisis laporan keuangan yang paling umum
dilakukan yaitu analisis rasio keuangan profitabilitas. Rasio profitabilitas yang akan
digunakan adalah Return on Asset (ROA) dan Return on Equity (ROE). Penelitian ini
dilakukan untuk mengetahui pengaruh return on asset (ROA) dan return on equity
(ROE) terhadap harga saham pada perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa
Efek Indonesia selama periode 2015-2018. Populasi dalam penelitian ini adalah
perusahaan sektor perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun
2015-2018 sebanyak 45 perusahaan. Sampel yang digunakan berjumlah 31
perusahaan perbankan yang diperoleh dengan teknik purposive sampling. Teknik
pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi. Analisis data dilakukan
dengan data cross section. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial
variabel ROA berpengaruh positif dan signifikan terhadap harga saham, sedangkan
variabel ROE berpengaruh positif dan tidak signifikan. Variabel ROA dan ROE
seacara simultan berpengaruh signifikan terhadap harga saham. Variabel ROA dan
ROE dapat menjelaskan harga saham pada sektor perbankan yang terdaftar di Bursa
Efek Indonesia pada tahun 2015-2018 sebesar 47,73%.