Abstract :
Penelitian ini di inovasikan karena aspek kesalahpahaman dalam berbicara. Disetiap
ucapan, ada presuposisi atau dugaan. Fenomena presuposisi yang di temukan dalam
penelitian ini adalah bahwa pembicara tidak bisa mempresuposisi sesuatu jika tidak
mengetahui konteks percakapan. Presuposisi bisa juga ditemukan dalam media
seperti film, acara talk show atau pidato. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk
menemukan tipe-tipe presuposisi yang terdapat di dalam film The Fault in Our Stars
dan menemukan faktor-faktor ujaran nya sebagai konteks. Dalam menganalisa
ucapan presuposisi, peneliti menerapkan teori dari George Yule tahun 1996 yang
menyatakan ada 6 tipe presuposisi, yaitu : existential, factive, non-factive, lexical,
structural, dan counterfactual presupposition. Teori yang di gunakan untuk faktor
faktor ujaran adalah teori Hymes 1974 yang terdapat dalam buku Wardhaugh 2006
yang menjelaskan bahwa faktor ucapan terbagi menjadi 8 yang di variasi kan
kedalam S-P-E-A-K-I-N-G. Dalam mengumpulkan data, peneliti menggunakan
metode observasi yang terdiri dari 2 teknik, yaitu : teknik non partisipasi dan teknik
mencatat. Dalam menganalisis penelitian ini, peneliti menggunakan metode identitas
pragmatic dengan teknik mengelompokkan. Peneliti menemukan 18 data presuposisi
yang terbagi kedalam beberapa tipe sesuai dengan teori yang di gunakan. Terdapat 2
dari existential presupposition dalam data 1 dan 5, 2 dari factive presupposition
dalam data 11 dan 16 , 1 dari lexical presupposition dalam data 6, dan 13 dari
counterfactual presupposition dalam data 2, 3, 4, 7, 8, 9, 10, 12, 13, 14, 15, 17, dan
18. Selain membagikan beberapa data kedalam tipe-tipe presupposition, peneliti juga
menemukan faktor-faktor yang mempengaruhi ucapan. Dari 18 data tersebut, yang
paling mempengaruhi ucapan adalah setting yang di dalam data di temuukan setting
tempat di Hazel?s house, Hospital, Support Group, participants, end, key and
instrumentalities.