Abstract :
Ikan kakap putih merupakan salah satu jenis ikan yang memiliki nilai jual
yang tinggi, baik dipasar lokal maupun diglobal (pasar dunia). Tingginya
permintaan terhadap kuantitas ikan kakap putih serta nilai jual menjadi perhatian
serius terhadap produksi dari pembudidayaan ikan kakap putih itu sendiri.
Masalah dalam pembudidayaan ikan kakap putih juga tidak terlepas dari serangan
penyakit. Balai Perikanan Budidaya Laut Batam (BPBL) yang berlokasi di jln.
Raya Trans Barelang jembatan III Pulau setokok, Batam menjadi satu-satunya
tempat budidaya ikan kakap putih yang ada di Kota Batam.
Letak permasalahannya adalah bahwa tidak semua ikan yang
dibudidayaakan menghasilkan hasil produksi yang optimal, seperti terserang oleh
hama (predator, competitor, perusak sarana, dan pencuri) dan penyakit (parasit,
bakteri, dan jamur). Permasalahan lain, tidak semua pembudidaya memiliki
pemahaman ataupun pengetahuan serta keahlian/skill yang optimal dalam
melakukan penanganan penyakit terhadap ikan kakap putih. Selain itu, masih
terdapat minimnya jumlah dokter atau pakar yang bergerak di bidang
pembudidayaan ikan khususnya ikan kakap putih. Diagnosa yang cepat dan akurat
dilapangan dan laboratorium akan menjadi persoalan penting apabila terjadi
permasalahan dalam penanganan ikan kakap putih. Sistem pakar untuk
mendiagnosa penyakit ikan kakap putih menggunakan metode forward chaining
berbasis web dapat digunakan untuk membantu pembudidaya dalam menangani
permasalahan yang berkaitan dengan penyebab dan solusi dari penyakit ikan
kakap putih.