Abstract :
Penelitian ini menjelaskan studi tentang pragmatik dengan spesifik tentang
pelanggaran maksim yang ditemukan dalam acara yang disiarkan secara langsung
oleh Jimmy Kimmel di stasiun TV Amerika. Tujuan dari penelitian ini adalah
untuk mengetahui jenis pelanggaran maksim dan alasan mengapa tamu melanggar
jenis maksim dalam acara Jimmy Kimmel. Pelanggaran maksim yang dapat
ditemukan berupa ucapan yang berisikan pelanggaran pelanggaran dalam
komunikasi oleh Jimmy dan tamunya. Teori yang digunakan dalam penelitian ini
adalah Grice dan Thomas. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode
deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data adalah observasi. Langkahlangkah
yang dilakukan dengan menonton video melalui akun YouTube ?Jimmy
Kimmel,? lalu mengamati percakapan yang berisikan pelanggaran maksim dan
alasan mereka melanggar maxim tersebut selama percakapan mereka berlangsung.
Hasil dari analisis menunjukan bahwa ada empat jenis maksim yang ditemukan di
dalam acara yang dipandu Jimmy. Sembilan data untuk jumlah pelanggaran
maksim kuantiti, satu untuk maksim kualitas, dan dua untuk maksim yang relevan
dan dua untuk maksim cara. Alasan pelanggaran maksim juga beragam seperti
memberikan terlalu banyak tambahan informasi, tidak relevan dengan apa yang di
Tanya dan juga maksim paling dominan muncul adalah maksim kuantitas karena
tamu selalu ingin memberikan informasi tambahan mengenai pertanyaan yang
diberikan oleh pembawa acara. Kesimpulan yang dapat diambil adalah secara
tidak sadar semua orang pernah melanggar tipe-tipe dari maksim ini tetapi
bagaimana agar pendengar ataupun pembicara tidak melukai hati satu sama lain
dan tetap memiliki arti.