Abstract :
Sistem keamanan jaringan sangat penting dalam memelihara jaringan, serangan
yang dapat mengganggu dan bahkan merusak sistem koneksi antar perangkat yang
terhubung akan sangat merugikan. Penanganan gangguan saat ini umumnya
dilakukan secara manual oleh administrator. Sistem jadi tergantung pada
ketersediaan dan kecepatan administrator dalam menanggapi gangguan. Intrusion
Detection System (IDS) adalah metode untuk mendeteksi aktivitas mencurigakan
dalam sistem jaringan menggunakan perangkat lunak (software) yang bekerja
secara otomatis untuk memantau keadaan jaringan komputer dan dapat
menganalisis masalah keamanan jaringan. Penulis menggunakan Snort yang
diimplementasikan pada Raspberry Pi. Seluruh sistem dibangun dalam simulasi
Local area network (LAN) yang mewakili sistem produksi. Hasil penelitian ini
menyimpulkan bahwa setiap tindakan yang dilakukan oleh penyerang di jaringan
dapat diketahui oleh Raspberry Pi, sehingga pencegahan dapat dilakukan sebelum
kerusakan data yang luas terjadi.