Abstract :
Di zaman teknologi seperti sekarang ini media elektronik merupakan bagian dari
kehidupan sehari-hari karena hampir semua kegiatan selalu berhubungan dengan
media elektronik. Salah satu media elektronik tersebut adalah komputer, yaitu
suatu mesin yang digunakan untuk mengolah data. Pada saat ini, hampir semua
perusahaan sudah memanfaatkan teknologi komputer. Pemanfaatan teknologi
komputer secara tepat akan sangat mendukung proses bisnis dalam suatu
perusahaan. Seiring dengan meningkatnya pemanfaatan komputer untuk
pengolahan data dan mencari semua informasi dalam suatu perusahaan, kebutuhan
akan pertukaran data antar komputer juga semakin meningkat. Untuk memenuhi
kebutuhan tersebut, komputer - komputer biasanya dihubungkan dengan jaringan.
Jaringan yang dimaksud di sini adalah dua atau lebih komputer yang saling
berhubungan, saling berkomunikasi secara elektronik, saling membagi sumber
misalnya internet dan juga dapat menggunakan sumber daya yang sama.
Komputer tersebut dapat dihubungkan melalui berbagai macam media seperti
media kabel, gelombang radio, satelit, dan perangkat wireless lainnya. Kebutuhan
bandwidth yang meningkat menjadi tantangan untuk PT Telkom Indonesia. Metro
ethernet merupakan salah satu solusi dalam memberikan terintegrasi untuk
layanan voice, data dan video. Metro ethernet network memiliki karakteristik
antara lain Teknologi IP optik berbasis Synchronous Digital Hierarchy atau
Ethernet. Dapat mengakomodasi layanan berupa voice, data, high speed internet
access dan video, Kecepatan tinggi hingga Gigabit Ethernet/1000Mbps. Banyak
routing protocol yang tersedia salah satunya yaitu Open Shortest Path First
(OSPF) merupakan routing protocol yang paling popular saat ini, dimana salah
satu protokol dynamic routing yang menggunakan algoritma link state untuk
membangun dan menghitung jalur terpendek ke semua tujuan yang diketahui.
Pengukuran performansi merupakan salah satu upaya dalam peningkatan efisiensi
dan efektifitas kerja suatu jaringan meningkatkan produktifitas kerja pada jaringan
yang dapat dilakukan menggunakan beberapa parameter yang termasuk dalam
Quality of Service (QoS) seperti parameter Throughput, Packet Los, Jitter, dan
Delay