Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menginterpretasikan karya drama berjudul Macbeth
oleh William Shakespeare melalui perspektif feminis. Penelitian ini dilakukan untuk
menguraikan rekonstruksi jender yang disebabkan oleh seorang karakter wanita
sesuai dengan teori Butler dan mencari bukti pembenaran bahwa drama Macbeth
termasuk dalam karya sastra feminis. Penelitian ini adalah penilitian kualitatif
deskriptif. Data dikumpulkan menggunakan metode studi kepustakaan dimana
peneliti akan membaca naskah drama dan mencatat data-data yang penting. Oleh
karena itu, hasil penelitian dipresentasikan dengan metode informal. Dengan
dilaksanakannya penilitian ini, telah ditemukan semua bukti bahwa Lady Macbeth
menyebabkan rekonstruksi jender, sesuai penjelasan Butler yang dimana dilakukan
dengan ?mendeskripsikan ulang identitas jender? dan ?mempresentasikan wanita
tanpa mengundang emansipasi?. Peneliti menemukan lebih banyak bukti dalam
klasifikasi ?mendeskripsikan ulang identitas jender? dengan sebelas data dan tujuh
data dalam klasifikasi ?mempresentasikan wanita tanpa mengundang emansipasi?.
Mengikuti bukti yang sudah ada, peniliti menemukan banyak bukti untuk
mendukung benarnya drama Macbeth oleh William Shakespeare sebagai karya
sastra feminis.