Abstract :
Pengendalian internal dalam sebuah perusahaan besar terbilang sangat
sulit dilaksanakan karena banyaknya karyawan dari sebuah perusahaan.
Rendahnya kinerja karyawan selain dipengaruhi oleh lemahnya pengendalian
internal dalam perusahaan, sistem informasi akuntansi yang tidak dijalankan
dengan baik juga mempengaruhi kinerja karyawan. Maka peneliti merumuskan
apakah kedua variabel tersebut secara simultan dan parsial berpengaruh signifikan
terhadap kinerja karyawan. Dari rumusan masalah yang ada, maka tujuan dari
penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Pengaruh Sistem Informasi
Akuntansi Dan Pengendalian Internal Terhadap Kinerja Karyawan Pada Kantor
Induk Batam Pt Bank Maybank Indonesia Tbk.Variabel independen dalam
penelitian ini adalah sistem informasi akuntansi dan pengendalian internal. Untuk
variabel dependen dalam penelitian ini adalah kinerja karyawan. Metode
penelitian yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode asosiatif
kausal(sebab-akibat) dengan pendekatan kuantitatif yaitu beruba informasi dan
skor atas jawaban yang diberikan oleh responden terhadap pertanyaan-pertanyaan
yang di ajukan dalam kuesioner. Data dalam penelitian ini merupakan data primer
yang di peroleh dari penyebaran kuisioner kepada seluruh responden pada PT
Bank Maybank. Total responden yang mengisi kuisioner penelitian ini berjumlah
82 orang. Metode analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah uji
kualitas data, analisis deskriptif, uji asumsi klasik, uji analisis regresi linier
berganda, dan uji hipotesis. Uji kualitas data pada penelitian ini menggunakan uji
validitas dan uji reliabilitas. Sedangkan untuk pengujian hipotesis pada penelitian
ini menggunakan analisis determinasi, uji F, dan uji t. Hasil penelitian
menunjukan bahwa tingkat signifikansi sebesar 0,000<0,05 artinya secara
simultan pengendalian internal dan sistem informasi akuntansi berpengaruh secara
signifikan terhadap kinerja karyawan. Hasil penelitian secara parsial
menunjukkan bahwa pengendalian internal berpengaruh secara signifikan
terhadap kinerja karyawan. Sedangkan sistem informasi akuntansi tidak
berpengaruh terhadap kinerja karyawan. Hasil uji analisis determinasi sebesar
48,7% sedangkan sisanya 51,4% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak
diketahui.