Abstract :
Komunikasi tidak dapat dipisahkan dari kesopanan, kesopanan tidak hanya
terjadi di dalam percakapan langsung tetapi juga terjadi di dalam film. Tujuan
dari penelitian ini adalah untuk menemukan tipe strategi kesopanan negatif di
film Beuty and the Beast dan alasan karakter menggunakan kesopanan negatif di
film Beuty and the Beast. Dalam penelitian ini, peneliti menganalisa data dengan
menggunakan teori dari Brown dan Levinson 1987, skripsi ini berjudul sebuah
analisis strategi kesopanan negatif di dalam film Beauty and the Beast dengan
menggunakan pendekatan pragmatik. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif,
dalam mengumpulkan data peneliti menggunakan metode dokumentasi oleh
Djam?an Satori. Dalam menganalisis data peneliti menggunakan metode padan
dengan menggunakan teknik pragmatik. Semua hasil data disajikan dalam metode
informal dengan menggunakan kata-kata. Hasil dari penelitian ini ditemukan 10
jenis strategi kesopanan negatif. 6 data Mengacu kepada ujaran tidak langsung, 5
data mengacu kepada bentuk pertanyaan dengan partikel tertentu(pagar), 6 data
mengacu kepada bersikap pesimis, 3 data mengacu kepada meminimalkan
tekanan, 3 data mengacu kepada memberikan penghormatan, 8 data mengacu
kepada meminta maaf, 3 data mengacu kepada memakai bentuk impersonal, 2
data mengacu kepada menyatakan tindakan pengancaman muka sebagai aturan
yang umum, 2 data mengacu kepada nominalisasi, 3 data mengacu kepada
menyatakan diri berhutang budi.