Abstract :
Penelitan ini adalah penelitian pragmatik yang mengkaji makna yang berhubungan
dengan konteks khususnya implikatur percakapan. Tujuan dari penelitian ini adalah
untuk mengidentifikasi tipe-tipe implikatur percakapan dan fungsi penggunaan
implikatur percakapan dalam film kartun Beauty and the Beast 1991. Penelitian ini
adalah penelitian deskriptif kualitatif. Objek penelitian yaitu implikatur percakapan
di film kartun Beauty and the Beast 1991. Dalam mengumpulkan data peneliti
menggunakan metode observasi (Sudaryanto, 2015) dengan teknik simak libat bebas
cakap. Dalam menganalisis data peneliti menggunakan metode padan pragmatik
(Sudaryanto, 2015). Selanjutnya, teori Grice (as cited in Birner, 2013) digunakan
untuk menganalisis tipe-tipe implikatur percakapan dan didukung oleh teori Searle
(as cited in Meyer, 2009) untuk menganalisis fungsi penggunaan implikatur
percakapan. Metode yang digunakan untuk menyajikan hasil analisis data adalah
metode informal (Sudaryanto, 2015). Dari hasil analisis data ditemukan, pertama,
ada dua tipe implikatur percakapan dalam film kartun Beauty and the Beast 1991
yaitu tipe implikatur percakapan umum dan tipe implikatur percakapan tertentu. Tipe
yang paling banyak ditemukan adalah tipe implikatur percakapan tertentu. Kedua,
ada lima fungsi implikatur percakapan dalam film kartun Beauty and the Beast 1991
ialah assertif, direktif, komisif, ekspresif,deklarasi. Fungsi implikatur percakapan
yang paling banyak ditemukan adalah ekspresif