Abstract :
Wilayah Indonesia terdiri dari berbagai pulau-pulau besar maupun pulau-pulau
kecil, dan hampir dua pertiga wilayah Indonesia merupakan wilayah lautan.
Dengan demikian keberadaan laut hampir mencakup seluruh daerah tersebut kaya
akan berbagai sumber daya alam yang melimpah, antara lain berbagai jenis ikan,
terumbu karang, dan sebagainya. Bangsa Indonesia perlu mengembangkan konsep
geopolitik sebagaimana yang tertuang dalam wawasan nusantara yang
memandang seluruh wilayah daratan, lautan, dan udara diatasnya. Tujuan
penelitian ini untuk mendeskripsikan penanggulangan destructive fishing oleh
Dinas Perikanan Kota Batam. Penelitian ini menggunakan metode penelitian
deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan
melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Wawancara dilakukan kepada
Kepala Bidang Perikanan Tangkap Dinas Perikanan Kota Batam, Kepala Bidang
Kelembagaan dan Penyuluh Dinas Perikanan Kota Batam, serta masyarakat
nelayan yang ada dipulau setokok jembatam III Barelang Kepulauan Riau Kota
Batam. Berdasarkan hasil penelitian dalam menanggulangi destructive fishing
oleh Dinas Perikanan Kota Batam adalah meningkatkan patroli laut untuk
menanggulangi destructive fishing yang masuk keperairan Kepulauan Riau Kota
Batam yang merusak sumber daya kelautan dan perikanan. Meningkatkan kerja
sama dengan Negara lain dalam menanggulangi destructive fishing serta
meningkatkan sinergitas antara aparat penegak hukum, meningkatkan sumber
daya manusia yang sesuai dengan bidangnya serta meningkatkan teknologi yang
canggih dalam menanggulangi destructive fishing.