Abstract :
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang didapat penulis untuk
mengetahui bagaimana representasi seorang tokoh Arini dalam film sehingga
menjadikan tokoh tersebut sebagai obyek patriarki yang digambarkan dalam film
Arini (2018). Tujuan dari penelitian ini untuk menunjukkan dan memahami
makna representasi seorang tokoh perempuan yang dijadikan sebagai obyek
patriarki dan direpresentasikan ke dalam Arini (2018) akan mengungkapnya
menggunakan level realitas, representasi dan ideologi. Penelitian ini difokuskan
pada kehidupan seorang perempuan yang berada di bawah kontrol sebagai obyek
patriarki, diantaranya perempuan lemah, hanya dijadikan obyek dari kepentingan
lelaki sehingga mengakibatkan beberapa dampak dari budaya patriarki. Film
Arini (2018) mengangkat kisah seorang perempuan yang disakiti oleh lelaki, yang
mana tokoh Arini mempunyai kelebihan dalam pekerjaan tetapi mengalami
kekurangan dalam masalah kehidupan sosial hal inilah yang menjadikan Arini
sebagai obyek patriarki lelaki. Metode penelitian ini menggunakan analisis
semiotika John Fiske The code of televise. Hasil dari penelitian menunjukan Arini
sebagai obyek lelaki Nick dan Helmi yang membuat dia memiliki perilaku yang
pasrah dan nurut serta mengalami dampak patriarki kekerasan, subordinasi,
perceraian.