Abstract :
Fenomena yang terjadi di Batam antara kawasan bonded dan hinterland
mencerminkan proses industrialisasi dan modernisasi tidak berjalan secara linier.
Sebagian besar masyarakat kurang menikmati hasil percepatan modernisasi dan
industrialisasi, terutama masyarakat hinterland yang selain tak mampu mengikuti ritme
dan derap laju industrialisasi, juga tak berdaya menghadapi sistem politik, ekonomi, dan
sosial yang tercipta dan diciptakan di kawasan Batam secara keseluruhan. Sistem
perekonomian liberal yang lebih banyak mengacu pada ekonomisme internasional telah
menjerat masyarakat hinterland ke dalam pusaran kapitalisme yang sangat eksploitatif
dan memberikan implikasi ekonomi yang sangat tidak menguntungkan. Penelitian
ini bertujuan untuk mengetahui strategi komunikasi yang digunakan komunitas sosial
Sahabat Hinterland dalam pembangunan pendidikan di pulau terluar Kota Batam
dengan menggunakan metode kualitatif menggunakan analisis PAR ( Partcipatory Action
Research). Dalam penelitian ini beberapa strategi komunikasi komunitas sosial sahabat
hinterland dalam pembangunan Pendidikan dipulau terluar diantaranya: (1)
Memaksimalkan Peran Komunikator Sebagai Agent Pembangunan; (2) Menyusun Pesan
yang berorientasi pada Audiens; (3) Memanfaatkan Jasa Teknologi Komunikasi.