Abstract :
Teknologi semakin di kembangkan guna memudahkan manusia sehingga lahir
banyak bidang yang semakin canggih karena keberadaan teknologi yang
mendukungnya. Bidang kerajinan pembuatan perabot membutuhkan kayu sebagai
bahan dasar pembuatannya. Satu jenis perabot seperti meja yang di buat dengan
salah satu jenis kayu yang umum, akan memiliki daya tahan yang relatif baik namun
memiliki harga jual yang rendah. Namun dengan jenis kayu yang lebih baik,
perabot yang sama akan memiliki daya tahan yang lebih tahan lama serta memiliki
harga jual yang lebih tinggi dan menguntungkan. Terkadang kesalahan dalam
pemilihan kayu mentah sering terjadi karena acuan kelayakan dari faktor kesalahan
manusia (human error) yang hanya menyeleksi terburu-buru dan membutuhkan
pengrajin profesional untuk bisa melakukan proses penyeleksian kayu bahan
mentah perabot tersebut dengan tepat. Sebagai sistem yang di rancang dan di
tanamkan penalaran logika tertentu sehingga bisa di jalankan sebagai pendukung
manusia dalam memutuskan suatu keputusan yang bersifat repetitif atau berulang,
logika fuzzy dapat di integrasikan dengan kegiatan seleksi kayu mentah untuk
perabot yang repetitif dalam proses produksinya. Hasil penelitian di temukan
bahwa dengan 27 rule kelayakan, sistem logika fuzzy metode Mamdani berhasil di
aplikasikan kedalam program MatLab untuk memudahkan dalam proses seleksi
kayu mentah bahan perabot di toko perabot Mome furniture Batam.