Abstract :
Pada beberapa daerah, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) merupakan hal yang
penting untuk dijadikan tolak ukur dalam menilai berhasil atau tidaknya dana
yang sudah di alokasikan untuk pembangunan manusia. Diantara banyak pilihan
tersebut, pilihan terpenting adalah untuk berumur panjang dan sehat,untuk berilmu
pengetahuan, dan untuk mempunyai akses terhadap sumber daya dibutuhkan agar
hidup secara layak. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
pengaruh tingkat kemiskinan dan pengeluaran pemerintah bidang pendidikan
terhadap indeks pembangunan manusia. Teknik analisis yang digunakan adalah
regresi linier berganda. Jenis data yang digunakan adalah data time series, dengan
populasi yang bersumber dari Badan Pusat Statistik Kota Batam dan Badan
Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Batam. Sampel yang digunakan
dalam penelitian ini adalah data Panel tahun 2010-2017. Berdasarkan hasil
pengujian hipotesis diperoleh bahwa tingkat kemiskinan berpengaruh positif
terhadap indeks pembangunan manusia di kota Batam. Sedangkan pengeluaran
pemerintah bidang pendidikan berpengaruh positif dan signifikan terhadap indeks
pembangunan manusia di kota Batam. Nilai koefisien determinasi sebesar 0.952
yang menunjukkan bahwa pengaruh tingkat kemiskinan dan pengeluaran
pemerintah bidang pendidikan terhadap indeks pembangunan manusia di kota
Batam sebesar 95.2 % dan sisanya sebesar 4.8 % dipengaruhi oleh variabel lain di
luar penelitian ini.