Abstract :
Fenomena yang terjadi pada perusahaan-perusahaan food and beverage yang
terdaftar di BEI menunjukkan bahwa pertumbuhan laba perusahaan tidak bisa
selalu menjadi landasan utama bagi investor dalam melakukan investasi. Oleh
karena itu, diperlukan suatu dasar penilaian yang tepat sebelum berinvestasi pada
saham, salah satunya melalui faktor fundamental dan melihat risiko sistematis
dalam investasi saham. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh faktor
fundamental dan risiko sistematis terhadap harga saham perusahaan food and
beverage di Bursa Efek Indonesia. Variabel independen yang digunakan adalah
faktor fundamental dan risiko sistematis. Variabel dependen yang digunakan adalah
harga saham pada perusahaan food and beverage di Bursa Efek Indonesia. Populasi
pada penelitian ini adalah perusahaan food and beverage yang terdaftar di Bursa
Efek Indonesia selama 5 periode (2013-2017). Sampel pada penelitian ini
menggunakan purposive sampling. Teknik analisis data pada penelitian ini adalah
regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Faktor
fundamental (return on equity) secara parsial berpengaruh signifikan positif
terhadap harga saham dengan angka signifikansi sebesar 0,001<0,005 2) Faktor
fundamental (Debt to equity) juga berpengaruh signifikan negatif terhadap harga
saham dengan angka signifikansi sebesar 0,000<0,005. 3) Faktor fundamental
(Current Ratio) secara parsial tidak berpengaruh terhadap harga saham dengan
angka signifikansi sebesar 0,857>0,005. 4) Risiko sistematis secara parsial tidak
berpengaruh secara signifikan dengan angka sebesar 0,204>0,005. Hal tersebut
dilihat dari analisis uji F dengan nilai Fhitung sebesar 21,322 dan Ftabel sebesar 2,64
yang menunjukkan nilai signifikasi 0,000 < 0,005.