DETAIL DOCUMENT
Analisis Pemilihan Supplier Bahan Baku Cat pada Proyek Shipyard
Total View This Week0
Institusion
Universitas Putera Batam
Author
Manullang, David Halomoan
Subject
338.3 Ekonomi Industri Lainnya 
Datestamp
2023-10-30 02:48:33 
Abstract :
Pemilihan pemasok untuk bahan baku pada proyek di galangan kapal akan sangat berpengaruh pada hasil produksi. Karena begitu banyaknya pemasok yang bisa memenuhi kebutuhan akan bahan baku untuk perusahaan, sehingga terjadilah proses pemilihan pemasok bahan baku terbaik, akibat adanya beberapa alternatif pemasok tersebut. Namun disisi lain menuntut perusahaan untuk dapat mempertimbangkan faktor-faktor dalam memilih pemasok yang layak untuk dijadikan pemasok terbaik. Salah satu bahan baku yang dibutuhkkan dalam proses produksi yang akan dibahas dalam penelitian ini adalah bahan baku cat. AHP dapat digunakan untuk menentukan prioritas pemasok yang terbaik. Model hirarki dalam penerapan AHP sangat membantu dalam mencari suatu bobot dan tingkatan prioritas suatu kriteria dan subkriteria. Kualitas,harga,pengiriman,pelayanan,dan loyalitas adalah kriteria utama dalam menentukan pemasok terbaik dalam penelitian ini. Dimana kualitas memiliki subkriteria kualitas cat sesuai dengan spesifikasi,cat lulus uji laboratorium dan keaslian cat. Harga memiliki subkriteria harga sesuai anggaran pembelian, diskon pembelian dalam jumlah besar dan cara pembayaran. Pengiriman memiliki subkriteria quantity cat sesuai dengan PO, pengiriman tepat waktu, tidak meminta perpanjangan waktu. Pelayanan memiliki subkriteria memberikan garansi, memberikan bantuan dalam keadaan darurat, menangani keluhan konsumen dengan baik. Loyalitas memiliki subkriteria lamanya kerja sama, sponsor kegiatan. Sedangkan alternatif nya adalah pemasok AJM,TEB,CIMT,SKS dan IMW. Pengolahan data menggunakan Microsoft excel dan software expert choice V. 11. Hasil yang didapatkan pada penelitian ini adalah kriteria kualitas mejadi prioritas pertama dengan bobot 0,500 disusul harga ,pelayanan, pengiriman dan loyalitas. Dan alternatif pemasok AJM menjadi prioritas pertama dengan bobot 3,275 disusul TEB, CIMT SKS dan IMW 
Institution Info

Universitas Putera Batam