Abstract :
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin pesat memberikan
banyak kemudahan di segala bidang, seperti perusahaan manufaktur khususnya
dalam hal proses produksi. Meskipun kemajuan teknologi hampir menutupi
tenaga manusia, namun tidak semua proses produksi menggunakan mesin karena
masih banyaknya pekerjaan yang masih dilakukan secara manual yang
menggunakan alat bantu. Perancangan alat bantu merupakan salah satu cara
teknis dalam menyelesaikan masalah pada pekerja dalam melakukan
pengangkatan beban yang berlebihan. PT Infineon Technologies Batam adalah
sebuah perusahaan Jerman yang bergerak di bidang semikonduktor. Perusahaan
ini bergerak dalam produksi produk IC (Integrated Circuit). Pada departemen
testing proses yang harus dilakukan adalah memindahkan IC dari stasiun 1 yaitu
Op.3000 (Operation 3000) dengan muatan 30-40 kg/boks ke stasiun 2 yaitu Flex
Tester yang selanjutnya dipindahkan ke statiun 3 yaitu Bake In yang dilakukan
oleh operator/pekerja. Dari observasi dan wawancara secara langsung dengan
beberapa pekerja, banyak pekerja mengeluh pada beberapa bagian tubuh saat
dan setelah melakukan pengangkatan, maka perlu menghasilkan rancangan troly
terbaru untuk mengurangi proses pengangkatan IC yang sesuai dengan prinsip?prinsip ergonomi. Maka tujuan yang akan dicapai pada penelitian ini adalah
menghasilkan rancangan troly pengangkatan IC dengan metode REBA (Rapid
Entire Body Assestment) yang berdasarkan kuesioner NBM (Nordic Body Map)
dan pendekatan antropometri pada operator. Rancangan troly digunakan untuk
mengurangi proses pengangkatan IC ke stasiun Flex Tester. Berdasarkan hasil
penilaian sebanyak tiga kali yaitu mengangkat, mendorong, dan meletakkan
dengan scoring REBA pada troly lama memiliki skor REBA akhir yaitu 12,3,
sedangkan penilaian pada troly baru memiliki skor REBA akhir yaitu 7,3.