Abstract :
PT Ekadharma Internatonal Tbk adalah perusahaan yang bergerak di bidang
distribusi pita perekat. Peningkatan permintaan ini menyebabkan operator lebih
stres karena tidak ada penambahan jam kerja, sedangkan permintaan konsumen
harus dipenuhi tepat waktu. Ini sering dikeluhkan oleh operator karena mereka
dituntut untuk bekerja dengan cepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur
beban kerja mental operator gudang, serta untuk mempelajari proses kerja
operator gudang yang menyediakan beban kerja mental terbesar. Penelitian ini
menggunakan metode NASA-TLX. Hasil yang diperoleh adalah beban kerja
mental pada sopir adalah 75,73. Nilai ini termasuk dalam kategori tinggi. Dari
enam indikator beban kerja mental, indikator kenaikan level pekerjaan memiliki
nilai rata-rata tertinggi, yaitu 270. Nilai rata-rata beban kerja mental pada
pekerjaan checker adalah 79,76. Nilai ini termasuk dalam kategori tinggi. Dari
enam indikator beban kerja mental, indikator kebutuhan mental memiliki nilai
rata-rata tertinggi, yaitu 433,33. Sedangkan nilai rata-rata pekerjaan mental pada
pekerja sopir adalah 78,43. Nilai ini termasuk dalam kategori tinggi. Dari keenam
indikator kebutuhan fisik memiliki nilai rata-rata tertinggi, yaitu 401.25. Hasil uji
ANOVA satu arah diperoleh Sig. dari 0,321> 0,05, dapat disimpulkan bahwa
tidak ada terdapat perbedaan yang signifikan antara beban kerja mental sopir,
checker, dan helper.