Abstract :
Film merupakan representasi dari realitas yang menggambarkan fenomena?fenomena yang tumbuh dan berkembang dalam masyarakat. Film mampu
mempersuasi dan membentuk masyarakat berdasarkan pesan yang disampaikan.
Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif. Subjek dari penelitian
ini adalah film 2014 Siapa Di Atas Presiden dan objeknya adalah adegan-adegan
dalam film. Film yang disutradarai oleh Rahabi Mandra dan Hanung Bramantyo
ini, menceritakan tentang adanya isu konspirasi politik berlatar pemilihan presiden
pada tahun 2014 dan kurangnya kesadaran masyarakat terhadap hukum yang
berlaku di Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah bagaimana representasi pesan
konspirasi politik dalam film 2014 Siapa Di Atas Presiden. Analisis data dalam
penelitian ini menggunakan teknik analisis semiotik model Roland Barthes yang
membagi tanda menjadi, penanda, pertanda, tanda denotatif, penanda konotatif,
pertanda konotatif, dan tanda konotatif. Hasil yang ditemukan dari penelitian ini
adalah representasi pesan konspirasi berkaitan dengan teori konspirasi menurut
Frank P. Mintz, yang menyatakan bahwa konspirasi terbagi menjadi dua konsep
yaitu, konspirasi dilakukan dengan cara yang tidak wajar serta kosnpirasi
menimbulkan ketakutan dan kecemasan