Abstract :
Perkembangan televisi baik nasional maupun lokal tidak lepas dari program yang
ditayangkan. Penayangan program dalam televisi lokal diatur dalam UU No.32
Tahun 2002 yang mewajibkan televisi lokal menayangkan program-program
berkonten lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana
representasi budaya lokal pada program Kesah 6.30 Petang dalam siaran Batam
TV. Penelitian ini menggunakan metode penelitian analisis isi kuantitatif
deskriptif, dengan teknik pengumpulan data berupa dokumentasi dan wawancara.
Penelitian juga meminta bantuan dua orang coder untuk menilai representasi
budaya berdasarkan masing-masing kategori atau unit analisin yang sudah
ditentukan. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa program Kesah 6.30
Petang yang tayang selama bulan November 2018 hingga april 2019 masih
mengandung unsur budaya melayu. Hal ini dilihat dari 7 kategori unsur yaitu
sistem religi (agama), sistem organisasi (kemasyarakatan), sistem pengetahuan,
bahasa, kesenian, mata pencaharian, sistem teknologi. Kategori bahasa paling
banyak frekuensinya dibandingkan dengan kategori lain yakni mencapai 33,9%,
diikuti kategori kesenian sebanyak 26,2%, kategori sistem religi (agama) 18,4%,
sistem pengetahuan 12,6%, sistem teknologi 7,76%, sistem organisasi
(kemasyarakatan) 0,97%, dan yang paling terendah frekuensinya adalah kategori
mata pencaharian dengan jumlah nol. Sehingga dapat disimpulkan bahwa
representasi budaya melayu pada Program Kesah 6.30 Petang masih rendah