Abstract :
Budaya sebagai salah satu cara manusia belajar, berpikir, merasa mempercayai dan
mengusahakan apa yang patut menurut budayanya. Dalam Bahasa, kebiasaan
makna, berkomunikasi dan berinteraksi. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan
metode deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian Field Research. Tehnik
pengumpulan data menggunakan tehnik observasi, wawancara mendalam, dan
dokumentasi. Manfaat teoritis : menambah pengetahuan baru mengenai pelestarian
kebudayaan yang sudah ada khususnya budaya tradisional, serta dapat menjadi
masukan dalam pengembangan ilmu pengatahuan. Manfaat praktis : Bagi
komunitas Amore bermanfaat untuk mempermudah anggota komunitas Amore
dalam melakukan komunikasi antar anggota demi tercapainya tujuan yang sama.
Tehnik analisis data menggunakan analisis kualitatif dan mengikuti konsep Miles
dan Huberman. Penelitian ini bertujuan untuk megetahui proses komunikasi dan
hambatan yang terjadi pada komunitas Amore dalam melestarikan kesenian Reog
di Kota Batam. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran komunitas Amore
dalam melestarikan kesenian Reog di Kota Batam belum berjalan secara maksimal
karena masih memiliki banyak hambatan. Dua faktor penghambat yang terjadi
dalam komunitas Amore terbagi menjadi dua bagian yaitu hambatan internal dan
hambatn eksternal. Hambatan internalnya berupa Sumber Daya Manusia (SDM)
dan peralatan. Hambatan eksternalnya mengenai masalah waktu, letak atau jarak
tempuh tempat.