Abstract :
Bahasa adalah alat komunikasi. Ini digunakan oleh orang untuk bersosialisasi
dan berkomuikasi satu sama lain. Selain dalam kehidupan nyata, bahasa juga
digunakan oleh orang-orang di media sosial seperti Instagram. Mereka
menggunakan bahasa dengan memberikan komentar atau pendapat tentang
sesuatu yang mereka publikasikan di media sosial. Untuk menggunkan bahasa
dengan dengan cara yang baik, penting untuk memahami jenis kesopanan dalam
suatu bahasa. Tesis ini menganalisis tentang strategi kesopanan positif. Tujuan
dari tesis ini adalah untuk menganalisis strategis kesopanan positif yang di
gunakan oleh komentator di dalam postingan Michelle Obama di Instagram dan
untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pilihan kesopanan positif
yang di gunakan oleh para komentator. Analisis penelitian ini adalah jenis
deskriptif kualitatif, berdasarkan teori Brown dan Levinson. Selain itu, metod
non-partisipan digunakan untuk mengumpulkan data penelitian ini dan dianalisis
dengan menggunakan metode identitas pragmatis. Setelah menganalisis data,
metode informal digunkan dalam menyajikan data. Hasil penelitian menunjukan
bahwa ada tujuh jenis strategi kesopanan positif dan dua faktor yang
mempengaruhi pilihan kesopanan yang digunakan oleh komentator terhadap
postingan Michelle Obama di instagramnya. Jenis-jenis itu adalah strategi
memperhatikan, strategi melenbih-lebihkan, strategi mengintesifasikan, strategi
mencari perjanjian, strategi menghindari ketidak setujuan, strategy menawarkan,
yang terakhir adalah hasil dan faktor sosiologis yang mempengaruhi komentator
untuk menggunakan kesopanan positif.