Abstract :
Peningkatan jumlah sampah di Kota Batam dari 2017 ? 2022 terus meningkat.
Untuk menyelesaikan masalah ini, pemuda harus dilibatkan karena partisipasi kaum
para pemuda akan berdampak pada keberhasilan pengelolaan sampah sebagai
strategi perlindungan lingkungan. Tujuan dari penilitian ini untuk menganalisis
peranan pemuda dalam pengelolaan sampah di Kota Batam dan untuk mengetahui
faktor penghambat peran organisasi dalam pengelolaan sampah. Sebuah organisasi
pemuda Ksatria Batam telah memulai dengan ikut serta dalam hal pengelolaan
sampah. Dengan mendirikan Ksatria Batam, sebuah organisasi untuk membantu
membersihan sampah di parit sepanjang 200 meter tersebut. Mereka berhasil
menyingkirkan sekitar 3 ton sampah di parit Gang Singgah RT 001/RW 009
Bengkong Dalam. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini ialah
metode kualitatif deskriptif data yang digunakan ialah data primer yang meliputi
wawancara, observasi, lapangan dan analisis dokumen yang relavan dan data
sekunder diperoleh dari dokumen resmi Dinas Lingkungan Hidup. Penelitian ini
membahas tentang Peran Organisasi Pemuda Dalam Pengelolaan Sampah di Kota
Batam Berbasis Masyarakat. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan indikator
peran organisasi pemuda menurut UU No. 40 Tahun 2009 tentang kepemudaan
organisasi pemuda di Kota Batam memiliki potensi besar dalam meningkatkan
kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah, organisasi pemuda
dapat menjadi agen perubahan dalam memberikan contoh yang baik dalam
pengelolaan sampah, kolaborasi antara organisasi pemuda dengan pemerintah dan
lembaga terkait sangat penting.