Abstract :
Pajak merupakan sumber utama penerimaan, terutama dalam APBN dan APBN.
Kami optimistis rupiah masih akan tertekan, ujarnya. Pajak merupakan alat
pembayaran rakyat kepada negara, dan rakyat memiliki kewajiban hukum untuk
dapat segera melunasi sebagian kekayaannya. Tujuan pada penelitian ini adalah
untuk mengkaji bagaimana tingkat pengetahuan, e-samsat, sanksi perpajakan dan
pelayanan dapat mempengaruhi kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor.
Metode penelitian pada penelitian ini adalah rancangan penelitian kuantitatif,
lengkap dengan data primer dan sekunder berupa kuesioner. Populasi dalam
penelitian meliputi pajak kendaraan bermotor di 442 kota batam. Dalam penelitian
penguraian sampel besar menggunakan rumus slovin dengan jumlah 400
responden. Dalam penelitian ini metode pengumpulan sampel yang digunakan
adalah kombinasi antara non sampling dan forecast. Teknik analisis data
menggunakan uji valifikasi, uji religi, uji normalitas, uji multikolosintika, uji
regresi linier, analisis koefisien determinasi (R2), uji t dan uji f. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan, e-samsat, sanksi pajak dan pelayanan
secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap pajak kendaraan
bermotor