Abstract :
Pajak adalah sarana utama untuk mendanai kegiatan negara, seperti pembangunan
Nasional dan akan sulit untuk melaksanakan upaya ini tanpa pendapatan yang
dihasilkan dari sektor perpajakan. Fungsi pajak ialah untuk membangun negara
karena hasil pajak terkategori sebagai pendapatan negara yang paling dominan.
Penelitian ini dilakukan guna melihat aspek-aspek yang dapat berpengaruh pada
kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor dengan menggunakan faktor
kesadaran wajib pajak, kualitas pelayanan pajak serta sanksi perpajakan yang
merupakan variabel bebas. Populasi pada riset ini ialah wajib PKB yang tercatat
di SAMSAT Batam Center sebanyak 442.092 orang. Sampel penelitian ini sebesar
100 responden yang didapatkan dari perhitungan dengan mengaplikasikan rumus
Slovin. Metode pemilihan sampel yang diimplementasikan pada riset ini ialah
Non-Probability Sampling dengan teknik Purposive Sampling. Akumulasi data ini
menggunakan angket, data dapat ditaksir menggunakan skala Likert selanjutnya
diolah dengan SPSS versi 25. Riset ini menerapkan analisis data analisis liniar
berganda. Menurut hasil dari riset membuktikan bahwa Kesadaran Wajib Pajak
(X1) mempunyai pengaruh signifikan pada Kepatuhan Wajib PKB dengan nilai
signifikansi 0,000 < 0,05. Kualitas Pelayanan Pajak (X2) tidak mempunyai
pengaruh pada Kepatuhan Wajib PKB dengan nilai signifikan 0,785 > 0,055.
Serta, Sanksi Perpajakan (X3) memiliki pengaruh signifikan pada Kepatuhan
Wajib Pajak Kendaraan Bermotor dengan signifikan senilai 0.000 < 0,05