Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh perputaran piutang pada
Koperasi Lamalepa Maju Jaya Abadi. Penelitian ini menggunakan metode
kualitatif. Dalam penelitian ini yang menjadi populasi adalah anggota Koperasi
Lamalepa Maju Jaya Abadi sebanyak 76 orang.Teknik pengumpulan data yang
digunakan adalah observasi, studi dokumentasi dan wawancara. Hasil penelitian
membuktikan bahwa Tingkat perputaran piutang simpan pinjam di Koperasi
Lamalepa Maju Jaya Abadi menunjukkan bahwa rata-rata jumlah piutang di
Koperasi Lamalepa Maju Jaya Abadi pada tahun 2017 sebesar Rp. 472.677.985,
kemudian pada tahun 2018 meningkat sebesar Rp. 482.040.255, kemudian pada
tahun 2019 juga meningkat mejadi sebesar Rp. 518.261.228, kemuadian
selanjutnya pada tahun 2020 mengalami penurunan sebesar Rp. 515.892.107 dan
selanjutnya pada tahun terakhir di 2021 meningkat menjadi sebesar Rp.
552.825.106 Dapat diartikan kalau jumlah rata-rata piutang setiap tahunya masih
belum stabil menurun dan meningkat dan perubahan kinerja RTO (Receivable Turn
Over) mengalami peningkatan dan penurunan setiap tahunnya.Tingkat perputaran
piutang simpan pinjam di Koperasi Lamalepa Maju Jaya Abadi menunjukkan
bahwa jumlah rata-rata piutang pada tahun 2017 sebesar Rp. 472.677.985,
kemudian pada tahun 2018 meningkat sebesar Rp. 482.040.255, kemudian pada
tahun 2019 juga meningkat mejadi sebesar Rp. 518.261.228, kemuadian
selanjutnya pada tahun 2020 mengalami penurunan sebesar Rp. 515.892.107 dan
selanjutnya pada tahun terakhir di 2021 meningkat menjadi sebesar Rp.
552.825.106 ini berarti jumlah rata-rata piutang setiap tahunnya masih belum stabil
menurun dan meningkat dan kinerja RTO (Receivable Turn Over) mengalami
peningkatan dan penurunan setiap tahunnya. Dimana RTO pada tahun 2017 yaitu
1,18 kali yang menunjukkan standar yang buruk, tetapi pada tahun 2018 RTO
meningkat menjadi 1,56 kali dengan selisih 0,38 kali namun tindakan tersebut justru
menunjukkan buruk