Abstract :
Banyaknya jumlah titik parkir yang ada di Kota Batam, pengelolaan yang optimal
sangat diperlukan sebagai sumber penambahan Pendapatan Asli Daerah Kota
Batam melalui Retribusi Parkir. Akan tetapi dari pengelolaan yang dilakukan oleh
UPT Pelayan Parkir Dinas Perhubungan Kota Batam selaku pelaksana teknis
daerah. Pemungutan pelayanan parkir sebagai sumber penerimaan retribusi parkir
selama tiga tahun terakhir yaitu tahun 2017 sampai dengan 2019 masih belum
optimal atau masih dibawah target yang telah ditetapkan. Adapun tujuan dari
penelitian ini yaitu menganalisis bagaimana pengelolaan retribusi parkir yang
dilakukan oleh UPT Pelayanan Parkir Dinas Perhubungan Kota Batam. Penelitian
ini menggunakan pendekatatn kualitatif, dengan proses pengambilan data melalui
wawancara,dokumentasi dan observasi. Teknik penyajian data dilakukan dengan
cara reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian
ini menunjukkan pengelolaan yang dilakukan UPT Pelayanan Parkir masih belum
optimal dengan jumlah realisasi penerimaan retribusi parkir masih dibawah target
yang telah ditetapkan, seperti masih kurangnya juru parkir untuk mengisi titik
parkir yang ada, kurangnya anggaran untuk fasilitas parkir sehingga setiap titik
parkir tidak semua marka parkirnya ada dan setiap tahunnya terdapat titik parkir
baru yang belum dikelola. Padahal sebagai sumber penerimaan retribusi parkir
dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah sangat membantu penerimaan
daearah Kota Batam. Dalam meningkatkan anggaran belanja daerah yang dapat
digunakan untuk membangun kota Batam yang lebih sejahtera dan makmur.
Adapun faktor penghambatnya yaitu: kurangnya juru parkir, masih adanya titik
parkir yang tidak memiliki marka parkir, dan banyaknya masyarakat yang parkir
di sembarangan tempat.