Abstract :
Salah satu media sosial yang banyak diminati oleh masyarakat Indonesia saat
ini adalah TikTok. TikTok adalah media sosial yang digunakan untuk membuat
konten berupa video-video pendek. Di TikTok seseorang bisa menjadi terkenal
karena konten-kontennya yang menarik, orang tersebut disebut tiktokers. Salah satu
Tiktokers dengan konten-kontennya yang menarik yaitu Nadya Khietna Putri,
kontennya memiliki ciri khas yaitu ia membuat video lypsinc dan dance TikTok
dengan menampilkan ekspresi-ekspresi wajah yang lucu dan menggemaskan.
Karena memiliki paras yang menggemaskan itu banyak sekali pengguna TikTok
tertarik dengan konten yang diungganya , Namun dibalik banyaknya pengguna
TikTok yang menyukai konten Nadya ada juga beberapa pengguna lainnya yang
merasa insecure melihat kecantikannya, mereka merasa bahwa mereka tidak
secantik Nadya dan mereka sering membanding-bandingkan diri mereka dengan
Nadya. Mereka yang kebanyakan remaja wanita itu merasa bahwa mereka tidak
bisa menjadi seperti Nadya yang sering dipuji dan menjadi pusat perhatian. Karena
fenomena itulah peneliti ingin meneliti apakah terdapat pengaruh dari konten
TikTok Nadya Khietna Putri terhadap tingkat ketidakpercayaan diri (insecure)
remaja di Kota Batam. Teori yang digunakan yaitu teori S-O-R yang
mengasumsikan bahwa media dapat memberikan dampak yang segara dan langsung
kepada khalayak. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan
analisis asosiatif. Pengolahan data pada penelitian ini menggunakan software IBM
SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai t hitung untuk variabel Konten
TikTok Nadya Khietna Putri (X) adalah 5,809 terhadap tingkat ketidakpercayaan
diri (insecure) (Y) yang nilai signifikansinya 0,000. Hal ini menunjukkan bahwa T
hitung 5,809 > T tabel 1,984 dengan signifikasi 0,05, sehingga dapat disimpulkan
bahwa H0 ditolak dan Ha diterima