Abstract :
Narkoba merupakan ancaman serius bagi masyarakat. Direktorat Reserse Narkoba
Polda Kepri memainkan peran penting dalam upaya pencegahan dan
penanggulangan peredaran narkoba di wilayah tersebut. Penelitian ini bertujuan
untuk mengkaji strategi komunikasi yang digunakan oleh Direktorat Reserse
Narkoba Polda Kepri dalam pencegahan dan peredaran narkoba. Penelitian ini
menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi naratif. Data
dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan petugas dan pejabat dari
Direktorat Reserse Narkoba Polda Kepri, serta dokumentasi terkait strategi
komunikasi yang telah diterapkan. Penelitian ini juga mengacu pada teori sistem
yang dikembangkan oleh Ludwig von Bertalanffy. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa Direktorat Reserse Narkoba Polda Kepri telah menerapkan berbagai strategi
komunikasi dalam upaya pencegahan dan penanggulangan peredaran narkoba.
Penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa tantangan yang dihadapi oleh
Direktorat Reserse Narkoba dalam menjalankan strategi komunikasi diantaranya
yaitu rendahnya kesadaran masyarakat tentang bahaya narkoba, perbedaan bahasa
dalam komunikasi dengan berbagai kelompok masyarakat, terbatasnya anggaran
dan sumber daya untuk sosialisasi komunikasi yang luas serta terjadinya miss
komunikasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi komunikasi yang efektif
dan berkelanjutan menjadi kunci dalam pencegahan dan pengendalian peredaran
narkoba di Kota Batam.