Abstract :
Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) secara luas didefinisikan dalam literatur ekonomi sebagai usaha produktif yang dimiliki oleh orang atau organisasi berbadan hukum yang memenuhi persyaratan yang digariskan dalam Undang-Undang No. 20 Tahun 2008. Kajian ini berupaya untuk mengetahui bagaimana tenaga kerja, modal sendiri, dan kredit usaha rakyat berdampak pada pendapatan usaha mikro, kecil, dan menengah di Kota Batam. Sebuah teknik kuantitatif diterapkan dalam penyelidikan penelitian ini. Karena sampel yang diselidiki adalah pendekatan pengambilan sampel dengan perhatian khusus, pengambilan sampel non-probabilitas digunakan dalam teknikanalisis pengambilan sampel. Populasi sampel penelitian ini adalah 286 UMKM di Kecamatan Sekupang. Seluruh populasi UMKM di Kecamatan Sekupang dijadikan sebagai populasi penelitian. Aplikasi SPSS versi 25 digunakan sebagai alat analisis dalam pengolahan. Hasil penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner berbasis Google Form yang telah melalui uji validitas dan reliabilitas. Menggunakan uji regresi linier berganda, analisis pengaruh. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa variabel modal sendiri berpengaruh positif terhadap pendapatan usaha mikro, kecil, danmenengah di kota Batam, Kredit Usaha Rakyat berpengaruh positif dan signifikan, dan Tenaga Kerja berpengaruh positif dan signifikan. Berdasarkan kredit usaha rakyat dan tenaga kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan secara parsial.