Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menemukan ujaran strategi-strategi permintaan
dan untuk menemukan jenis-jenis permintaan dalam film ?Soul?. Ada dua teori
yang digunakan untuk memenuhi kedua tujuan penelitian ini. Strategi permintaan
menggunakan teori (Blum-kulka & Olshtain 1984) yang diterapkan oleh peneliti
untuk mengidentifikasi strategi-strategi permintaan yang dituturkan oleh para
tokoh. Strategi yang dibahas dalam penelitian ini adalah permintaan langsung,
permintaan keinginan yang kuat, permintaan yang harus dilakukan, permintaan
dengan menggunakan sinyal, permintaan keinginan, permintaan yang
mengandung saran, permintaan kesanggupan, permintaan dengan petunjuk kuat,
permintaan tersirat, sedangkan untuk jenis permintaan menggunakan teori Tsui
(1989) yang membantu peneliti mengidentifikasi jenis-jenis permintaan.
Bentuknya terdiri dari permintaan untuk tindakan, permintaan izin, ajakan,
penawaran, saran. Selain itu, penelitian inimenggunakan metode kualitatif yang
dikemukakan oleh Sudaryanto (2015) dan semua ucapan yang diucapkan oleh
para tokoh dalam film dianalisis secara deskriptif. Kompetensi pragmatis dalam
pemerataan diterapkan sebagai teknik analisis data. Kemudian, metode informal
dari Sudaryanto (2015) diterapkan dalam penelitian ini dengan tujuan untuk
menyajikan hasil penelitian. Hasil penelitian ini disajikan dalam bentuk deskriptif
melalui kata-kata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada total 52 permintaan
yang dapat ditemukan dalam film Soul. Menurut strateginya, ada 20 permintaan
langsung, 3 permintaan keinginan yang kuat, 2 permintaan yang harus dilakukan,
1 permintaan keinginan, 3 permintaan yang mengandung saran, 3 permintaan
kesanggupan,, 5 permintaan tersirat. Sedangkan untuk jenis terdapat 3
permintaan tindakan, 3 permintaan izin, 3 ajakan, 2 penawaran, 4 saran. Peneliti
menyimpulkan bahwa strategi yang paling umum ditemukan dalam film ?Soul?
adalah permintaan langsung dengan 20 data. Sedangkan untuk jenis nya adalah
saran dengan 4 data