Abstract :
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan pemicu praanggapan dan jenis
praanggapan. Untuk mengetahui pemicu praanggapan menggunakan teori
Levinson's (1983) dan untuk menentukan jenis-jenis praanggapan menggunakan
teori Yule's (1996). Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan desain
penelitian kualitatif deskriptif berdasarkan teori Sudaryanto (2015). Dalam
pengumpulan data digunakan metode observasional dimana data dikumpulkan
dengan membaca seluruh isi novel. Karena tidak ada partisipasi langsung dari
peneliti, itu adalah teknik non-partisipatif. Data yang dianalisis adalah beberapa
teks tertulis. Metode identitas padan digunakan dalam penelitian ini untuk analisis
data. Metode informal digunakan untuk menyajikan data berdasarkan teori
Sudaryanto (2015) . Selain itu, hasil analisis disajikan secara deskriptif.
Berdasarkan hasil penelitian, hanya terdapat 10 dari 13 pemicu praanggapan
ditemukan dalam novel. Kesepuluh trigger tersebut adalah 3 data deskripsi pasti,
3 verba faktif, 1 verba implikatif, 2 verba perubahan keadaan, 5 klausa temporal,
3 kalimat sumbing, 2 kalimat sumbing implisit dengan konstituen yang diberi
tekanan, 4 perbandingan dan kontras, 7 kondisional kontrafaktual, 6 pertanyaan
data . Sedangkan novel mengungkap enam jenis praanggapan, sehingga
menghasilkan 3 data praanggapan eksistensial, 3 praanggapan faktual, 2
praanggapan non-faktif, 6 praanggapan kontrafaktual, 1 praanggapan leksikal,
dan 3 data praanggapan struktural. Kesimpulannya, tidak semua pemicu
praanggapan terdapat didalam novel, sedangkan semua jenis praanggapan
ditemukan didalam novel. Terlebih lagi triggers yang paling banyak ditemukan
adalah kondisi kontrafaktual dan tipe yang paling banyak ditemukan adalah
praanggapan kontrafaktual, dimana pemicu dan tipe tersebut menunjukkan
kebenaran suatu asumsi yang memiliki arti kebalikan dari asumsi tersebut.